Di perusahaan terkemuka, kemasan tidak lagi dianggap hanya sebagai cost dan support center saja. Para pemimpin mulai mengenali nilai kemasannya. Kemasan mempunyai peran yang penting dalam organisasi secara global. Kita telah mencapai titik di mana pengemasan sebenarnya adalah salah satu “penyedia solusi” teratas untuk industri di seluruh mata rantai nilai pasok.
In leading companies, packaging will no longer be thought of as only a cost and support center. Leaders are starting to recognize the value packaging provides. Packaging continues to climb the ladder of importance in organizations globally. We’ve reached a point where packaging is actually one of the top “solution providers” to industries across the value chain.
Dengan menggunakan alat visi, tinjauan ke masa depan, dan skenario, Anda dapat melihat banyak aspek yang terkait dengan pengemasan di sana yakni:
• Globalisasi di pasar negara berkembang dan pertumbuhan kelas menengah di tempat-tempat seperti Asia Tenggara dan juga di negara kita Indonesia.
• Konsumen lebih cerdas dan bertanggung jawab—melalui media sosial mereka bertanggung jawab atas perubahan kemasan pada produk-produk utama seperti makanan ringan yang sehat, produk susu yang bernilai tambah, dan jus.
• Inovasi terbuka dan ilmu pengetahuan dan teknologi baru terbentuk sebagai pendukung pengemasan—mulai dari pengemasan aktif dan solusi manajemen risiko hingga kode QR, nanoteknologi, serta teknologi material dan proses baru.
• Sasaran pengemasan baru yang berkelanjutan seperti zero waste mulai bergerak. Buah gantung rendah telah diambil, sekarang kita harus melihat ide-ide gambaran besar seperti sumber daya terbarukan, bahan bio, dan dampak rantai pasokan.
• Ritel terus menawarkan saluran pertumbuhan baru: kios, penjual otomatis, pemesanan melalui ponsel pintar atau Internet. Sementara itu, private label menawarkan peluang signifikan bagi para pengubah pemikiran ke depan dan persaingan nyata untuk merek-merek mapan.
• Pemikiran desain holistik baru juga bergerak maju dengan harapan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan produk baru dan memberikan pengalaman konsumen yang lebih baik dan “penuh otak”. Lagi pula, kita perlu meningkatkan tingkat keberhasilan produk baru secara signifikan jika tingkat keberhasilan rata-rata saat ini hanya sekitar 20%.
• Limbah adalah masalah dan kemasan adalah bagian penting dari solusi. Saat ini pasar maju dan berkembang kehilangan sekitar 1/3 dari total produksi pangan mereka. Fokus akan tertuju pada produk secara totalitas, termasuk kemasannya tetapi bukan hanya kemasannya.
• Undang-undang dan peraturan akan terus menyentuh pengemasan dalam berbagai cara, mulai dari memastikan kebenaran dalam klaim iklan terhadap Green Guides hingga potensi model Extended Producer Responsibility (EPR) baru yang sedang dievaluasi.
Ini hanyalah beberapa pendorong untuk pengemasan ke depan:
• Peluang nyata di sini adalah mencoba dan mengembangkan seperangkat pedoman dan/atau prinsip “sederhana” yang akan meningkatkan kolaborasi dan harmonisasi untuk memastikan kita semua bergerak bersama-sama untuk meningkatkan pengemasan.
• Kita perlu mulai memikirkan bagaimana dan di mana kemasan akan berada dalam dekade berikutnya. Saat kami mengembangkan pandangan ke depan ini, perusahaan di seluruh rantai nilai perlu menempatkan tindakan di belakang strategi. Pikirkan saja: Bagaimana kita akan memberi mereka makan? Bagaimana kita akan meningkatkan kehidupan mereka? Bagaimana kita memastikan produk yang mereka beli akan aman?
• Ganti kemasan tradisional dengan kemasan canggih yang memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan keberlanjutan.
• Proposisi Nilai Wadah Penghalang menggantikan Kaleng Kaleng dengan semua manfaat untuk Makanan: Melindungi makanan – umur panjang, Ringan, Warna dan cetakan, Mudah dibuka, Mudah digunakan, Konsumsi energi lebih sedikit, Disesuaikan dan ekonomis, Semua produk alami, Memenuhi kebutuhan konsumen , Terkait dengan ilmu material, Tidak mudah pecah, Mudah dibentuk, dan Dapat didaur ulang.
• Pelanggan dan pengusaha skala kecil & menengah sering kekurangan pengetahuan teknis tentang ilmu pangan, pengolahan & pengemasan.
Using vision, foresight, and scenario tools, you can see many of the packaging related drivers out there:
• Globalization in emerging markets and the growth of the middle class in places like South East Asia and in our country Indonesia as well.
• Consumers are savvier and taking charge—through social media they have been responsible for packaging changes on major products like healthy snacks, value added dairy and juices.
• Open innovation and new science and technology are taking shape as a packaging enabler—from active packaging and risk management solutions to QR codes, nanotechnology, and new material and process technologies.
• New sustainable packaging goals like zero waste are making their move. The low-hanging fruit has been taken, now we should be looking at big-picture ideas like renewable resources, bio materials, and supply chain impacts.
• Retail continues to offer new growth channels: kiosks, vending, ordering via smart phone or Internet. Meanwhile, private label offers significant opportunities for forward thinking converters and real competition for established brands.
• New Holistic design thinking is also making a move forward to hopefully enhance new-product success rates and provide a more enhanced and “full brain” consumer experience. After all, we need to improve new product success rates significantly if the current average success rate is only about 20%.
• Waste is a problem and packaging is a key part of the solution. Right now developed and developing markets lose about 1⁄3 of their total food production. Focus will be on the product in its totality, including the package but not just the package.
• Laws and regulations will continue to touch packaging in a variety of ways, from ensuring truth in advertising claims to Green Guides to potential new Extended Producer Responsibility (EPR) models under evaluation.
These are just some of the drivers for packaging going forward:
• The real opportunity here is to try and develop a “simple” set of guidelines and/or principles that will enhance collaboration and harmonization to ensure we are all moving packaging up the ladder together.
• We need to start thinking about how and where packaging will be in the next decade. As we develop this foresight, companies across the value chain need to put actions behind the strategies. Just Think: How will we feed them? How will we enhance their lives? How will we ensure the products they buy will be safe?
• Replace traditional packages with advanced packaging that extends shelf life, and improves sustainability.
• Barrier Containers Value Proposition replacing Tin Cans with all benefits for Food: Protects food – long life, Light weight, Colors and prints, Easy to open, Easy to use, Less Energy consumption, Customized and economical, All natural products, Meet consumer needs, Related to material science, Non-breakable, Easy to shape, and Recyclable.
• Small & medium size customers and entrepreneurs often lack technical knowledge of food science, processing & packaging.